<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yuswono Hadi &#187; apple</title>
	<atom:link href="http://yuswono.web.id/tag/apple/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yuswono.web.id</link>
	<description>Bisnis Online, Update Produk dan Catatan Harian</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Aug 2010 17:34:15 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Steve Jobs (2)</title>
		<link>http://yuswono.web.id/steve-jobs-2.html</link>
		<comments>http://yuswono.web.id/steve-jobs-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 09:55:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuswono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[ipod]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[steve jobs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yuswono.web.id/2008/01/23/steve-jobs-2/</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan tulisan ini, yang kebetulan sangat inspiratif bagi saya.
cerita mengenai usaha yang dirintisnya, dan ketika usaa tersebut mulai menapaki masa jayanya, dia terdepak dengan tragis&#8230;.(sok sentimentil   ) tapi SIKAP, saya ulangi SIKAP nya dalam menghadapinya. itu pelajaran terpenting untuk saya

Cerita kedua tentang cinta dan kehilangan. Saya beruntung bahwa saya mengetahui apa yang ingin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Melanjutkan tulisan<a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.yuswono.web.id/2008/01/09/steve-jobs-part-1/"> </a><a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.yuswono.web.id/2008/01/09/steve-jobs-part-1/">in</a><a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.yuswono.web.id/2008/01/09/steve-jobs-part-1/">i</a>, yang kebetulan sangat inspiratif bagi saya.</p>
<p class="MsoNormal">cerita mengenai usaha yang dirintisnya, dan ketika usaa tersebut mulai menapaki masa jayanya, dia terdepak dengan tragis&#8230;.(sok sentimentil <img src='http://yuswono.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ) tapi SIKAP, saya ulangi SIKAP nya dalam menghadapinya. itu pelajaran terpenting untuk saya</p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-13"></span></p>
<p class="MsoNormal">Cerita kedua tentang cinta dan kehilangan. Saya beruntung bahwa saya mengetahui apa yang ingin saya lakukan sejak awal.</p>
<p class="MsoNormal">Woz dan saya memulai Apple di garasi rumah saya ketika saya berumur 20 tahun. Kami berdua bekerja keras dan dalam sepuluh tahun Apple berkembang dari hanya dua orang dalam sebuah garasi menjadiperusahaan bernilai $2 milyar dengan lebih dari 4000 pekerja. Kami baru merilis ciptaan terbaik kami &#8211; Macintosh &#8211; setahun sebelumnya, di mana saat itu saya baru berusia 30 tahun. Akan tetapi kemudian saya dipecat. Bagaimana mungkin anda dipecat oleh perusahaan yang dibangun oleh anda sendiri? Well, dengan berkembangnya Apple kamu mempekerjakan orang-orang yang saya pikir sangat berbakat untuk menjalankan perusahaan dengan saya, dan untuk tahun-tahun pertama semuanya berjalan dengan sangat baik. Akan tetapi visi kami tentang masa depan menjadi berbeda dan kadang-kadang ini semua menjatuhkan kami. Sehingga akhirnya Dewan Direktur memutuskan berpihak kepadanya. Sehingga saat berusia 30 saya dipecat dan berita ini terpublikasi ke khalayak ramai. Apa yang menjadi fokus hidup saya hilang, dan itu semua sangatlah menghancurkan saya.</p>
<p class="MsoNormal">Saya benar-benar tidak mengetahui apa yang harus saya lakukan untuk beberapa bulan. Saya merasa bahwa saya telah membiarkan generasi pengusahasebelumnya runtuh. Saya bertemu dan meminta maaf kepada David Packard dan Bob Noyce. Kesalahan saya sudah diketahui oleh publik, sehingga melarikan diri dari valley pun tidak ada artinya. Kemudian, saya pun tersadar akan sesuatu: saya masih cinta apa yang saya lakukan. Peralihan yang terjadi di Apple tidak mempengaruhi pemikiran tersebut. Saya memang dipecat, tetapi saya masih mencintai bidang ini. Maka saya pun memutuskan untuk memulainya kembali. Di kemudian hari, saya merasakan bahwa pemecatan saya oleh Apple merupakan hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidup saya. Beban untuk menjadi sukses digantikan oleh langkah yang ringan sebagai seorang pemula lagi, sedikit</p>
<p class="MsoNormal">keyakinan terhadap segala sesuatu. Hal tersebut membuat saya memasuki salah satu periode paling kreatif dalam hidup saya.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam lima tahun selanjutnya, saya memulai sebuah perusahaan yang diberi nama NeXT dan Pixar, dan saya pun jatuh cinta kepada seorang wanita yang mempesona yang kemudianmenjadi istri saya. Pixar kemudian memulai untuk menciptakan film animasi komputer pertama, Toy Story, dan sekarang menjadi studio animasi film terbaik di dunia. Kemudian terjadi peralihan yang luar biasa, Apple membeli NeXT, saya kembali ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung teknologi Apple saat ini. Dan Laurene dan saya mempunyai sebuah keluarga yang bahagia.</p>
<p class="MsoNormal">Saya yakin semua tidak akan pernah terjadi jika saya tidak dipecat oleh Apple. Ini merupakan obat mujarab yang sangat pahit, tapi setiap pasien</p>
<p class="MsoNormal">membutuhkannya, saya pikir. Kadang-kadang kehidupan menghancurkan anda dengan amat kejam. Jangan hilang kepercayaan. Saya yakin bahwa satu hal yang bisa membuat saya bertahan adalah bahwa saya mencintai apa yang saya lakukan. Kita harus mencari apa yang sebenarnya kita cintai. Dan adalah benar bahwa pekerjaan kita adalah kekasih kita. Pekerjaan kita akan mengisi sebagian besar hidup kita. Dan satu-satunya jalan untuk bisa mencapai kepuasansejati adalah melakukan apa yang kamu yakini adalah kerja yang hebat. Dan satu-satunya jalan melakukan kerja yang hebat adalah mencintai apa yang kamu lakukan. Jika kita belum menemukannya, carilah! Jangan diam!</p>
<p class="MsoNormal">Karena ini semua berhubungan dengan hati, kita akan mengetahuinya ketika kita menemukannya. Dan seperti sebuah hubungan yang hebat, hal itu akan menjadi lebih baik dan lebih baik dengan bergulirnya waktu. Jadi, tetaplah mencarinya sampai kalian menemukannya. Jangan diam!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuswono.web.id/steve-jobs-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>My Idol</title>
		<link>http://yuswono.web.id/my-idol.html</link>
		<comments>http://yuswono.web.id/my-idol.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 09:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuswono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[ipod]]></category>
		<category><![CDATA[steve jobs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yuswono.web.id/2008/01/13/my-idol/</guid>
		<description><![CDATA[
In the middle of the night, It was rainy there, i sat down with my guru stare at me deeply..after gave signature at my iCon book, that I had bought a month ago, he started to talk..

&#8221; Yus&#8230;your time is limited, so don’t waste it living someone else&#8217;s life. Don&#8217;t be trapped by dogma &#8211; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><img src="http://tmgcanada.files.wordpress.com/2007/06/steve-jobs.jpg" alt="" width="465" height="600" align="middle" /></p>
<p class="MsoNormal">In the middle of the night, It was rainy there, i sat down with my guru stare at me deeply..after gave signature at my iCon book, that I had bought a month ago, he started to talk..</p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-8"></span></p>
<p class="MsoNormal">&#8221; Yus&#8230;<strong><em>your time is limited, so don’t waste it living someone else&#8217;s life. Don&#8217;t be trapped by dogma &#8211; which is living with the result of other people&#8217;s thinking. Don&#8217;t let the noise of other&#8217;s opinions drown out your inner voices. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. They somehow already know what you truly want to become. Everything else is secondary*)</em></strong>.&#8221;</p>
<p class="MsoNormal">Im speechless&#8230;thanks guru, I moved then I wake up early in this morning and realize I got something to do&#8230;:D</p>
<p class="MsoNormal">*) Taken from header this <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://bloggerunleashed.com/">blog</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuswono.web.id/my-idol.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Steve Jobs part 1</title>
		<link>http://yuswono.web.id/steve-jobs-part-1.html</link>
		<comments>http://yuswono.web.id/steve-jobs-part-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 09:25:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuswono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[ipod]]></category>
		<category><![CDATA[pidato]]></category>
		<category><![CDATA[steve jobs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yuswono.web.id/2008/01/09/steve-jobs-part-1/</guid>
		<description><![CDATA[bagi saya, orang ini adalah seorang yang sangat luar biasa. kreatifitas, inovasi, serta insting bisnis yang mumpuni, menjadikan dia menjadi seorang iCon dalam perkembangan Teknologi Informasi di abad ini.
Tulisan berikut sangat bermanfaat bagi setiap rekan yang sedang gundah dalam memilih jalan hidup. Terjemahan pidato Steve Jobs di acara wisuda saya  di Stanford University. Thanks [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>bagi saya, orang ini adalah seorang yang sangat luar biasa. kreatifitas, inovasi, serta insting bisnis yang mumpuni, menjadikan dia menjadi seorang iCon dalam perkembangan Teknologi Informasi di abad ini.<br />
Tulisan berikut sangat bermanfaat bagi setiap rekan yang sedang gundah dalam memilih jalan hidup. Terjemahan pidato Steve Jobs di acara wisuda <span style="text-decoration: line-through;">saya </span> di Stanford University. Thanks to mas Edo untuk terjemahannya <img src='http://yuswono.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://yuswono.com/wp-content/uploads/2007/11/jobs.thumbnail.jpg" alt="steve jobs" /><br />
<span id="more-7"></span></p>
<p>Hope reminds us about the important to follow our heart , &#8216;You&#8217;ve got to find what you love,&#8217; Jobs says.</p>
<p>Saya merasa terhormat bersama kalian hari ini dalam acara wisuda salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah diwisuda. Sejujurnya saya katakan, saat ini merupakan saat-saat terdekat saya pada sebuah acara wisuda. Hari ini saya ingin menceritakan kepada kalian 3 cerita pendek hidup saya. Hanya itu. Biasa-biasa saja. Hanya 3 cerita.</p>
<p>Cerita pertama tentang Penghubungan momen-momen.</p>
<p>Saya drop out dari Reed College setelah enam bulan pertama, tetapi saya tetap berada di lingkugan kampus selama kurang lebih 18 bulan sebelum saya benar-benar memutuskan untuk berhenti. Mengapa saya dropout? Ini dimulai sebelum saya lahir. Ibu kandung saya adalah seorang mahasiswi muda sebuah perguruan tinggi yang hamil di luar nikah dan dia memutuskan saya untuk diadopsi. Dia mempunyai keinginan yang kuat bahwa saya harus diadopsi oleh pasangan lulusan sebuah universitas, jadi segala sesuatunya sudah disiapkan dari awal bahwa saya akan diadopsi sejak lahir oleh seorang pengacara dan istrinya. Selain itu, ketika saya dilahirkan mereka memutuska bahwa mereka sangat menginginkan seorang bayi perempuan di menit-menit terakhir. Sehingga orangtua angkat saya, yang menunggu giliran, mendapat telepon di tengah malam: &#8220;Kami mempunyai seorang bayi lelaki yang tidak diharapkan, apakah kamu menginginkannya? &#8221; Mereka menjawab: &#8220;tentu!&#8221;. Ibu kandung saya kemudian mengetahui bahwa ibu saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah saya tidak lulus SMA. Dia kemudian menolak untuk menandatangani perjanjian adopsi. Meskipun, akhirnya hatinya luluh ketika orangtua saya berjanji bahwa saya akan kuliah suatu hari nanti. 17 tahun kemudian, saya memang benar-benar kuliah. Waktu itu saya yang masih naif, memilih perguruan tinggi yang biaya pendidikannya hampir sama dengan Stanford, sehingga seluruh tabungan yang dimiliki oleh orang tua saya habis untuk membiayai kuliah saya. Setelah enam bulan, saya tidak melihat bahwa hal ini sebegitu bernilainya. Sama sekali saya tidak tau apa yang sebenarnya ingin saya lakukan dalam hidup dan tidak tahu apakah kuliah akan menolong saya untuk menjawab itu semua. Di lain pihak, saya menghabiskan seluruh uang yang orang tua saya tabung sepanjang hidup mereka. Sehingga saya memutuskan untuk keluar dan mencoba untuk menguatkan diri bahwa apa yang saya lakukan tidak salah. Cukup menakutkan waktu itu, tetapi jika saya mengenang kembali, itu adalah salah satu keputusan terbaik yang pernah saya buat. Saat saya memutuskan untuk keluar, saya dapat berhenti mengambil kelas-kelas yang tidak menarik perhatian saya,dan hanya menghadiri kelas yang benar-benar menarik.Akan tetapi, tidak lah semuanya romantis. Saya tidak tinggal di asrama, sehingga harus tidur di lantai teman-teman saya. Saya mengembalikan botol Cola untuk ditukar dengan 5 sen yang akan saya gunakan untuk membeli makanan, dan saya akan berjalan sejauh 7 mil (+/- 10km) menuju kota lain setiap minggu malam untuk memperoleh makanan yang baik di candi Hare Krishna. Saya sangat menyukainya. Kejadian-kejadian di mana saya menemui sandungan untuk mengikuti apa kata hati saya menjadi sesuatu yang tidak dapat dinilai dengan uang nantinya. Saya berikan satu contoh:</p>
<p>Saat itu, Reed College menawarkan kuliah kaligrafi yang mungkin merupakan yang terbaik di negara ini. Di sepanjang kampus tiap poster dan label yang dibuat sangatlah indah. Oleh karena saya drop out dan tidak mengikuti kelas normal, saya memutuskan untuk mengambil kelas kaligrafi untuk belajar bagaimana membuat itu semua. Saya belajar tentang tipe-tipe serif dan san serif, variasi jumlah spasi yang diperlukan di antara kombinasi-kombinasi huruf yang berbeda, dan juga tentang apa yang membuat tipografi sangat megah. Itu semua sangatlah indah, bersejarah, dan artistik di mana science tidak dapat menangkap itu semua, dan saya kira itu semua sangatlah menakjubkan.</p>
<p>Tidak satu pun dari ini semua memiliki setidaknya harapan untuk menjadi sesuatu yang berguna bagi hidup saya. Akan tetapi sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendesain komputer Macintosh pertama, semuanya seperti datang kembali kepada saya. Dan saya mendesain semuanya ke dalam Mac. Komputer itu merupakan komputer pertama yang didesain dengan tipografi yang indah. Jika saya tidak pernah mengambil kuliah itu sewaktu di kampus, Mac tidak akan mungkin mempunyai beragam tipe huruf atau spasi huruf-huruf yang proporsional. Dan semenjak Windows mengkopi Mac, sepertinya tidak ada PC yang memiliki hak milik itu semua. Jika saya tidak pernah drop out, saya tidakakan pernah mengikuti kuliah kaligrafi dan PC mungkin tidak akan pernah memiliki tipografi yang indah. Tentu saja sangatlah mustahil untuk menghubungkan semua momen-momen di masa depan ketika saya masih di kampus. Tetapi sangat, sangat jelas ketika saya menghubungkannya sepuluh tahun kemudian. Lagi-lagi anda tidak akan pernah dapat menghubungkan momen-momen itu ke depan, anda hanya dapat menghubungkan itu semua dengan melihat ke belakang. Anda harus percaya kepada sesuatu keberanian anda, takdir, hidup-mati,karma, apapun itu. Pendekatan ini tidak pernah membuat saya menyerah, akan tetapi membuat seluruh perubahan dalam hidup saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuswono.web.id/steve-jobs-part-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
