<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yuswono Hadi &#187; manajer</title>
	<atom:link href="http://yuswono.web.id/tag/manajer/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yuswono.web.id</link>
	<description>Bisnis Online, Update Produk dan Catatan Harian</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Aug 2010 17:34:15 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Psikosomatis&#8230;Kamu pernah?</title>
		<link>http://yuswono.web.id/psikosomatiskamu-pernah.html</link>
		<comments>http://yuswono.web.id/psikosomatiskamu-pernah.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 13:14:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>peremuk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[manajer]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[sdm]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuswono.web.id/?p=241</guid>
		<description><![CDATA[Bosen dengan gonjang ganjing Stop Dreaming Start Action, saya tiba tiba pengen sharing tentang pengalaman memulai sebuah usaha. Kenapa ini jadi penting? Gara-gara setiap kali ingin memulai sebuah usaha, saya sering diare, pusing2 dan kadang disertai panas tinggi. Menurut psikolog handal yang saya kenal, saya terjangkit gejala psikosomatis.
Dan menurut istri saya yang cantik jelita huek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Gambar Psikosomatis" src="http://www.cartoonstock.com/newscartoons/cartoonists/rma/lowres/rman2870l.jpg" alt="Gambar Psikosomatis" width="216" height="235" />Bosen dengan gonjang ganjing <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://yuswono.web.id/umum/stop-dreaming-start-action.html">Stop Dreaming Start Action</a>, saya tiba tiba pengen sharing tentang pengalaman memulai sebuah usaha. Kenapa ini jadi penting? Gara-gara setiap kali ingin memulai sebuah usaha, saya sering diare, pusing2 dan kadang disertai panas tinggi. Menurut <a href="http://missunita.co.cc">psikolog handal </a>yang saya kenal, saya terjangkit gejala <a href="http://yuswono.web.id/search/psikosomatis">psikosomatis</a>.</p>
<p><span id="more-241"></span>Dan menurut <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://missunita.co.cc">istri saya yang cantik jelita huek preketek</a>,</p>
<blockquote><p><a href="http://yuswono.web.id/search/psychosomatic">psikosomatis </a>merupakan salah satu gangguan kesehatan atau penyakit yang ditandai oleh bermacam-macam keluhan fisik. Berbagai keluhan tersebut terkadang berpindah-pindah. Sebagai contoh dalam waktu beberapa hari terjadi keluhan pada pencernaan, disusul gangguan pernafasan pada hari-hari berikutnya. Dimana penyebab penyakit ini lebih ke arah psikis atau psikososial.</p></blockquote>
<p>Trus,</p>
<p>Setelah saya teliti lebih dalam lagi, penyakit macam2 itu tiba2 saja muncul di badan saya ketika <em>ada orang lain yang ngajak untuk bikin bisnis.</em> FYI, Saya beberapa kali merintis bisnis bersama dengan orang lain. Dan&#8230;tutup ^_^ hehe&#8230;. Saya heran, saya ga pernah ambil peduli dengan usaha saya yang tutup dan atau orang2 yang ninggalin saya. Tapi kok rasanya bawah sadar saya selalu memberi peringatan ketika ada orang lain ngajak bisnis. &#8220;<em>ati ati bos&#8230;jangan2 dia cuma coba2 dan hanya ngisi waktu luang, ntar ditinggal lagi deh&#8230;</em>&#8221; dan sejurus kemudian&#8230;mencret! Duh!</p>
<p>Lain hal, kalo ide bisnis itu muncul dari diri sendiri tanpa ada orang lain didalamnya, penyakit itu ga pernah muncul (padahal saya udah sedia oralit :p).  Sedikit tips bagi Anda ketika ingin memulai bisnis bersama dengan orang lain, yakni Anda dan rekan bisnis Anda harus bisa menjawab pertanyaan berikut :</p>
<blockquote><p>Kondisi apa yang akan membuat Anda berhenti dari bisnis ini.</p></blockquote>
<p>Ketika Anda dan semua rekan telah menjawab pertanyaan tersebut, Anda akan menemukan gambaran apakah mereka pantas untuk bekerja dengan orang spesial seperti Anda. ^_^</p>
<p><em>Images taken from : hxxp://www.cartoonstock.com/newscartoons/cartoonists/rma/lowres/rman2870l.jpg</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuswono.web.id/psikosomatiskamu-pernah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stop dreaming start action</title>
		<link>http://yuswono.web.id/stop-dreaming-start-action.html</link>
		<comments>http://yuswono.web.id/stop-dreaming-start-action.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 06:16:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuswono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[dream]]></category>
		<category><![CDATA[dreaming]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[manajer]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[stop dreaming start action]]></category>
		<category><![CDATA[take action]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuswono.web.id/?p=234</guid>
		<description><![CDATA[Kalo diterjemahkan secara bebas, Stop Dreaming Start Action berarti Berhenti bermimpi mulailah beraksi. Lho ? Katanya semua diawali dengan mimpi, sekarang koq ga boleh?. Bukan ga boleh, kita semua kan faham kalo semua pencapaian diawali oleh &#8220;mimpi&#8221;. dream, courage yang lantas HARUS diikuti oleh action, aksi, tindakan yang nyata untuk mewujudkannya. Sebelum diskusi, mending kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Gambar Stop dreaming start action" src="http://userserve-ak.last.fm/serve/_/7582383/Lazy+Generation+Lazy_tshirt.jpg" alt="Gambar Stop dreaming start action" width="143" height="143" />Kalo diterjemahkan secara bebas, <strong>Stop Dreaming Start Action</strong> berarti <em>Berhenti bermimpi mulailah beraksi.</em> Lho ? Katanya semua diawali dengan mimpi, sekarang koq ga boleh?. Bukan ga boleh, kita semua kan faham kalo semua pencapaian diawali oleh &#8220;mimpi&#8221;. dream, courage yang lantas HARUS diikuti oleh action, aksi, tindakan yang nyata untuk mewujudkannya. Sebelum diskusi, mending kita nonton videonya Tony Robbins dolo, yang membahas tentang</p>
<h2>Why we do what we dreaming of, and how we can start action better &#8211; its all about motivate people actions.</h2>
<p><span id="more-234"></span></p>
<p><object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/Cpc-t-Uwv1I&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/Cpc-t-Uwv1I&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<p>Tony Robbins membahas tentang<em> <span class="description">&#8220;invisible forces&#8221; that motivate everyone&#8217;s action</span></em><span class="description">, &#8220;kekuatan tak terlihat&#8221; yang <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://akhmadguntar.com/produktivitas/kiat-produktivitas-2-apa-ini-memang-perlu-dilakukan/">memotivasi</a> setiap manusia untuk bertindak. </span></p>
<p><span class="description">Bagi saya, kebanyakan dari kita hanya mau bermimpi, berandai-andai, berkhayal tanpa membayar harganya. Apa harga yang harus dibayar? ACTION, <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.jokosusilo.com/2009/06/07/membuat-hari-senin-penuh-semangat/">kerja keras</a> dan <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.mtsuperclub.com">membangun kepantasan</a> untuk mendapatkan impian kita. Tak ada cara lain! </span></p>
<p><span class="description">Seringkali kita juga ditakut-takuti oleh perhitungan yang <em>menurut kita</em> pasti terjadi. Batal bertindak karena studi kelayakannya menunjukkan hasil yang kurang layak. Kita <em>berlagak </em>seperti seorang ahli ketika akan memulai sesuatu, yang akibatnya, kita jadi batal untuk mulai action. Guru saya mengatakan dalam bukunya, <em><strong>action first, think then&#8230;</strong></em> yang berarti Action dulu atau kerja dulu, pikir belakangan. </span></p>
<p><span class="description">Masalah <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.yuswono.web.id/search/stop+dreaming">dreaming</a>, dream, mimpi, apabila kita tidak cerdas menyikapinya bisa jadi bumerang. Banyak sekali orang membuat keterikatan mimpi dengan kebahagiaan yang sempit. Gampangnya seperti ini kalo ga tercapai mimpinya, akan stress, bersedih, kalut yang ujung2nya akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan mimpinya. Padahal <em>menurut saya</em> keterkaitan mimpi dengan kebahagiaan adalah kecil. Kebahagiaan sangatlah mudah didapatkan, sedang mimpi butuh perjuangan. Saya sangat bahagia diberi kesehatan,<a rel="nofollow" target="_blank" href="http://missunita.co.cc"> istri cantik</a>, waktu luang, meski impian saya masih BANYAK yang belum tercapai. So simple isn&#8217;t it?</span></p>
<p><span class="description">Saya setuju dengan judul artikel ini, Stop dreaming start action <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.yuswono.web.id/search/start+action">improve everyday</a>. Jangan terlalu sibuk dengan perhitungan yang sebenarnya hanya apologi dari ke-pengecut-an Anda. Beraksilah, Bergeraklah !<br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuswono.web.id/stop-dreaming-start-action.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Anda (masih) menggunakan Software bajakan?</title>
		<link>http://yuswono.web.id/apakah-anda-masih-menggunakan-software-bajakan.html</link>
		<comments>http://yuswono.web.id/apakah-anda-masih-menggunakan-software-bajakan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 14:11:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuswono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[blogsvertise]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[manajer]]></category>
		<category><![CDATA[software bajakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuswono.web.id/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Saya sedang bingung. Bingung atas pertanyaan &#8220;pake software bajakan itu dosa apa gak ya?&#8221; lebih daripada boleh atau ga, tapi dosa atau ga? jadi stress juga kalo dipikirin, terlebih saya adalah pengusaha di bidang IT yang setiap harinya berhadapan dengan komputer, internet  dan beberapa software pendukungnya.
Saya hanya orang yang turut prihatin atas lumrahnya pembajakan di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sedang bingung. Bingung atas pertanyaan <em>&#8220;pake software bajakan itu dosa apa gak ya?&#8221;</em> lebih daripada boleh atau ga, tapi dosa atau ga? jadi stress juga kalo dipikirin, terlebih saya adalah pengusaha di bidang IT yang setiap harinya berhadapan dengan komputer, internet  dan beberapa software pendukungnya.</p>
<p><span id="more-217"></span>Saya hanya orang yang turut prihatin atas lumrahnya pembajakan di negeri ini. Pembajakan apapun, mulai dari vcd dangdut, film, hingga software komputer yang secara tidak langsung menunjukkan  rendahnya penghargaan atas pekerja IT.</p>
<p>Duh, saat ini saya sedang mengerjakan beberapa produk yang akan saya launch ke pasar. Dan tau ga apa yang ada di benak saya, kurang lebih seperti ini.. <em>wah ntar kalo dibajak gimana ya? ada ga ya cara mencegahnya? and so forth&#8230;.</em>CAPEK ! dan ujung2nya jadi males nglanjutin. (I&#8217;m sick of this)</p>
<blockquote><p>Pantaskah saya marah kalo produk saya dibajak orang lain, padahal saya membuat produk tersebut <em>juga</em> dengan software bajakan?</p></blockquote>
<p>Akhirnya saya memutuskan untuk TIDAK LAGI menggunakan software bajakan. Dimulai dari saya sendiri dan sesaat lagi ke orang lain yang saya masih punya kewenangan atasnya.</p>
<p>Kenapa? ya karena saya ingin lebih fair (terutama ke sesama pekerja IT) dan yang paling penting&#8230;.saya takut dosa.</p>
<p>Kalau Anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuswono.web.id/apakah-anda-masih-menggunakan-software-bajakan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar yang harus Anda ikuti&#8230;</title>
		<link>http://yuswono.web.id/seminar-yang-harus-anda-ikuti.html</link>
		<comments>http://yuswono.web.id/seminar-yang-harus-anda-ikuti.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 15:09:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuswono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[manajer]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuswono.web.id/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu masalah paling mendasar yang kita hadapi adalah tidak tahu atau bahkan tidak punya nilai tambah. Celakanya..kita baru sadar ketika telah menyelesaikan jenjang pendidikan. Pertanyaan paling menakutkan adalah trus bentar lagi mo ngapain yaa?

Untuk mengatasi atau paling tidak mengantisipasi permasalahan diatas saya SANGAT merekomendasikan Seminar berikut

Saat ini pengangguran dari kalangan sarjana terus saja bertambah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu masalah paling mendasar yang kita hadapi adalah tidak tahu atau bahkan tidak punya nilai tambah. Celakanya..kita baru sadar ketika telah menyelesaikan jenjang pendidikan. Pertanyaan paling menakutkan adalah<em> trus bentar lagi mo ngapain yaa</em>?<br />
<span id="more-215"></span></p>
<p>Untuk mengatasi atau paling tidak mengantisipasi permasalahan diatas saya SANGAT merekomendasikan Seminar berikut</p>
<p><img class="alignnone" src="http://bloomlaboratory.com/Personal-Branding-Header.jpg" alt="" width="500" height="207" /></p>
<p>Saat ini pengangguran dari kalangan sarjana terus saja bertambah, dan pasar tenaga kerja di bidang keilmuan Anda pasti lah menjadi kian kompetitif. Dalam kondisi itu, sudahkah Anda tahu apa sebenarnya yang bisa membuat Anda berbeda? Sesungguhnya menjadi kompeten saja belumlah cukup.</p>
<blockquote><p>The market has made it a law<br />
that the winner is the one with the strongest brand.</p></blockquote>
<p>Apa yang membuat Anda bisa segera mendapat kerja begitu sudah lulus atau bahkan semenjak masih berkuliah? Bukankah Anda tak ingin lama menganggur begitu sudah lulus nanti? Bila para investor bisnis dan pemberi kerja hendak memilih kandidat, apakah yang bisa membuat mereka HANYA memilih Anda? Anda masih belum bisa disebut berhasil manakala Anda tidak ‘dibeli’.</p>
<p>Bagian pertama dari seminar-workshop ini akan membahas tentang bagaimana membangun konsep diri yang otentik dan membangun merk diri sebagai sebuah proses, yang mana ini harus dilakukan sedini mungkin. Ada empat tahapan yang akan dibahas untuk membangun personal brand:</p>
<ol>
<li> Making Sense</li>
<li> Relating With People</li>
<li> Visioning</li>
<li> Innovating</li>
</ol>
<blockquote><p>If you are gold, you must be seen as gold.<br />
If you feel that you are not golden,<br />
then turn yourself into gold.</p></blockquote>
<p>Bagian kedua dari seminar-workshop ini -selain secara konkrit mengimplementasikan apa yang telah disampaikan di sesi pertama- akan membahas tentang pengoptimalan Web 2.0 untuk pengukuhan personal branding. Apakah Anda masih sembarangan saja mengisi profil diri di bagian minat, film dan buku kesukaan, about me dan yang lainnya di Facebook dan Friendster Anda? Apakah Anda juga masih nge-blog berdasarkan mood tanpa arahan tema yang jelas? Apakah Anda masih merasa blogging dan social media lebih merupakan distraksi dan pengganggu ketimbang aset? Bagian kedua dari seminar-workshop akan membahas tentang itu semua.</p>
<p>Sehingga intinya adalah&#8230;</p>
<blockquote><p>Apakah Anda sudah merancang SEBAGAI APA Anda ingin dikenal?</p></blockquote>
<p>Maka jika Anda ingin jadi lebih mudah mendapatkan pekerjaan atau peluang bisnis, jika Anda ingin menjadi lebih percaya diri, jika Anda ingin membentuk kesan dan reputasi yang menjual, maka hadirilah seminar-workshop ini.</p>
<blockquote><p>Acara ini akan diadakan pada hari Sabtu, tanggal 25 April 2009 di Bloom Training Center, Jl. Juwingan no. 26; dimulai pukul 08.10 dan diakhiri pukul 13.00.</p></blockquote>
<p><img class="alignnone" src="http://bloomlaboratory.com/Peta-Bloom-Training-Center.jpg" alt="" width="516" height="345" /></p>
<p>Seminar-Workshop ini akan dibawakan oleh dua orang fasilitator yang telah miliki kompetensi dan reputasi handal: Daniel M. Rosyid dan Akhmad Guntar.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://bloomlaboratory.com/Daniel-Avatar.jpg" alt="" width="110" height="110" /></p>
<p>Prof. Daniel M. Rosyid PhD, M.RINA adalah tokoh terpandang Indonesia di bidang pendidikan dan juga seorang Certified Professional Marketer. Reputasi beliau dibuktikan dengan bentuk kepercayaan yang disandangkan di pundak beliau seperti sebagai Ketua Jurusan Teknik Kelautan, Pembantu Rektor IV ITS, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Surabaya, Ketua Dewan Pendidikan Jawa Timur, Ketua Homeschooling Jawa Timur, Ketua Dewan Pakar dan masih banyak lagi. Beliau telah menulis empat buah buku dan puluhan artikel di media cetak.</p>
<p>Lihat <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daniel_M_Rosyid">Profil Daniel Rosyid di Wikipedia</a><br />
Lihat <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://danielrosyid.com/">Blog Daniel Rosyid</a></p>
<p><img class="alignnone" src="http://bloomlaboratory.com/Guntar-Avatar.jpg" alt="" width="110" height="110" /></p>
<p>Akhmad Guntar adalah public speaker, trainer, entrepreneur, system analyst dan penulis. Dengan belasan tawaran bisnis &amp; kerja yang diajukan kepadanya semenjak masih kuliah, Guntar mutlak belum pernah menggunakan ijazahnya untuk melamar pekerjaan. Dengan tetap berkiprah di bidang IT, Guntar mengokohkan reputasinya sebagai Pakar Manajemen Produktivitas dan Pengembangan Diri melalui pengoptimalan Web 2.0. Atas reputasi &amp; brandnya, Guntar kerap diwawancara oleh media massa seperti koran Sindo dan Koran Jakarta, serta beberapa kali diundang talk show di radio Suara Surabaya FM dan pernah menjadi narasumber tetap di radio Pendidikan Jawa Timur.</p>
<p>Lihat Blog <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://akhmadguntar.com/">Guntar</a><br />
Lihat profil Guntar di <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.linkedin.com/in/guntar">Linked In</a>, <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://id-id.facebook.com/people/Akhmad-Guntar/696954707">Facebook</a>, dan <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://profiles.friendster.com/guntar">Friendster</a></p>
<p>Investasi untuk pembelajaran ini amat murah; <strong>35 ribu</strong>. Dan acara ini hanya dibatasi untuk maksimal <strong>55 orang</strong>.</p>
<p>Buruan daftar ! Caranya ??</p>
<p>Kirim no kontak atau email yang bisa dihubungi (dengan reply atau email ke yuswono[at]yuswono.com) dan saya yang akan menghubungi serta memberikan DISKON GILA GILAAN untuk Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuswono.web.id/seminar-yang-harus-anda-ikuti.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surat untuk Dewi</title>
		<link>http://yuswono.web.id/surat-untuk-dewi.html</link>
		<comments>http://yuswono.web.id/surat-untuk-dewi.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 17:45:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuswono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[manajer]]></category>
		<category><![CDATA[sdm]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yuswono.web.id/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Yth. Dewi
Terkait dengan pertanyaan yang telah kamu ajukan, ijinkan saya untuk menjawabnya.
Yang perlu Dewi sadari sekarang adalah, bisnis perusahaan kita sedikit berubah. Dimana saat ini, kita telah menjadi perusahaan Outsourcing di bidang Teknologi Informasi. Layanan yang bisa kita berikan adalah review, analisa dan juga presentasi. Pastinya secara produk, Dewi sedikit banyak sudah mengetahui.

Yang ingin saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yth. Dewi</p>
<p>Terkait dengan pertanyaan yang telah kamu ajukan, ijinkan saya untuk menjawabnya.</p>
<p>Yang perlu Dewi sadari sekarang adalah, bisnis perusahaan kita sedikit berubah. Dimana saat ini, kita telah menjadi perusahaan Outsourcing di bidang Teknologi Informasi. Layanan yang bisa kita berikan adalah review, analisa dan juga presentasi. Pastinya secara produk, Dewi sedikit banyak sudah mengetahui.<br />
<span id="more-52"></span><br />
Yang ingin saya sampaikan adalah, bisnis kita sekarang masih belum bisa (atau bahkan bukan) dianggap sebagai Core Business kita. Sehingga, inovasi dan usaha untuk mendapatkan sumber penghasilan baru adalah wajib hukumnya. Dalam hal ini, saya yang bertanggungjawab penuh. Setalah peluang diketahui, saya akan bagi tugas ke rekan lainnya. Termasuk dalam hal bisnis review yang sedang kita geluti sekarang.</p>
<p>Dengan berbagai pertimbangan, saya memilih Santi untuk menjadi coordinator program ini. Yang berarti, Santi memiliki wewenang untuk mengatur sistem kerjanya sendiri untuk memenuhi target yang telah saya berikan padanya. Dia juga berhak untuk mendelegasikan sesuatu ke semua rekan di Faber TANPA TERKECUALI. Dan khusus untuk Dewi, apapun yang kamu kerjakan, sudah PASTI saya telah mengetahui dan menyetujuinya. Yang berarti performance kamu di kantor ini tetap menjadi tanggung jawab saya.</p>
<p>Mengenai hubunganmu dengan Santi, saya tidak akan ikut campur. Saya sudah sangat percaya bahwa kamu sudah cukup dewasa untuk menyelesaikan sendiri. Saya tidak menginginkan, Dewi menjadi kurang professional dalam bekerja hanya gara-gara ada masalah pribadi, yang ujung-ujungnya bisa merusak teamwork. Mengenai apa yang kamu rasakan, itu adalah perasaan yang harus segera atasi. Hal yang perlu saya tegaskan adalah, ini adalah pembelajaran untuk Dewi. Kita hidup dan bekerja akan bertemu dengan ribuan orang, yang masing masing punya karakter sendiri. Sebenarnya saya agak kecewa ketika Dewi mengeluarkan statement “tidak cocok”, bagi saya, itu adalah ungkapan yang terkesan (maaf) manja dan kurang professional.</p>
<p>Sebagai orang yang bertanggungjawab atasmu, saya ada beberapa masukan :<br />
1. Jangan terjebak di perasaan Ujub (bangga terhadap diri sendiri/menganggap dirinya lebih), perasaan ini akan menimbulkan perasaan Sombong dan akhirnya takabbur. Naudzubillah min Dzalik. Selalulah HIJAU untuk terus belajar dari orang lain, bangun silaturahmi yang baik dan saling menghargai. JANGAN PERNAH SEKALI2 MERASA LEBIH BAIK DARI SIAPAPUN.<br />
2. Terkait dengan sikap saling menghargai, yakinlah, bahwa setiap personel di kantor ini telah bekerja keras untuk membuat perusahaan ini bertahan dan terus berkembang. Hargailah sikap mereka DENGAN juga ikut bekerja keras. mengurangi hal2 yang bukan tanggungjawab utama kita sewaktu jam kerja.<br />
3. Terkait dengan No 2, hindari aktivitas pribadi SEBELUM semua pekerjaannya terselesaikan. Hal ini termasuk (maaf) telefon pribadi, bisnis atau urusan pribadi lainnya.</p>
<p>Demikian yang bisa saya sampaikan, apa yang saya sampaikan disini hanyalah menjalankan kewajiban untuk saling mengingatkan dalam hal kebagikan.</p>
<p>Semoga semua menjadi lebih baik.</p>
<p>Yuswono Hadi-</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuswono.web.id/surat-untuk-dewi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
